Senin, 08 September 2014

Berbagi Pengalaman dan Motivasi oleh Seorang CPNS di Salah Satu Instansi Kehutanan RI, ketika Mengikuti Tes CPNS pada Tahun 2013 yang Lalu



Ya Allah Ya Tuhan Kami, Kami mohon, Luluskanlah Kami dalam Tes CPNS ini Ya Allah, Amin

“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60)
Maka, marilah senantiasa hanya berharap kepada Allah SWT. Dalam berharap kepada Allah SWT. sudah pasti Kita harus menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Kenalin Saudaraku :), saya adalah CPNS di salah satu instansi yang mengurus kehutanan di negeri yang kita cintai ini, Indonesia. Pada tulisan ini, saya ingin mensupport Saudaraku yang telah mendaftar jadi CPNS, agar lebih smangat mengikuti rangkaian tes CNPS RI yang akan dilaksanakan pada tahun ini..Sebelumnya, mari kita nyanyikan:
Padamu Negeri Kami Berjanji..
Padamu Negeri Kami Berbakti..
Padamu Negeri Kami Mengabdi..
Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami…
Kita semua sudah sewajarnya punya pertimbangan tersendiri dalam memilih jenis pekerjaan, ya ada banyak sekali pertimbangan….upss, tapi jangan terlalu lama bingung Brothers & Sisters…Dalam menentukan keputusan ini, saya juga setuju dengan pendapat saudara kita, Mas Luthfi pada salah satu blognya, alamat blognya apa ya? Wah, mohon maaf bagi pembaca yang budiman dan Mas Luthfi, saya lupa…Mas Luthfi ini kalau tidak salah adalah abdi negara di Kementerian ESDM RI, smoga Mas Luthfi sehat dan semakin sukses, Amin…

Dalam blognya ia menyampaikan, “Dalam memilih karir ada 3 hal yang menjadi pertimbangannya, yaitu:       1. Kontribusi terhadap masyarakat 2. Berkembangnya ilmu, serta 3. Materi (uang yang didapatkan, karena kita bekerja salah satunya untuk mencari nafkah). Ya, saya kira ketiganya sudah lumayan mewakili.

Kontribusi terhadap masyarakat? PNS termasuk memiliki hal itu. Berkembangnya ilmu? PNS, termasuk memiliki peluang besar, salah satu contohnya adalah, PNS memiliki peluang yang sangat besar mendapatkan beasiswa dan tugas belajar, sehingga ilmu yang dimiliki senantiasa berkembang. Materi (uang)? PNS insya Allah aman juga..yang penting sich kita bekerja dengan baik dan ikhlas. Sebenarnya, kalau masalah ini, saya jadi inget kata dosen saya, “Nak, sampai kapanpun bekerjalah dengan baik dan ikhlas..maka materi/fasilitas akan mengejarmu”…ya, sebuah nasehat yang sangat perlu diterapkan menurut saya..

Semoga niat yang sudah ditanam sejak awal memilih mendaftar menjadi CPNS semakin tumbuh subur bagi Saudara-Saudaraku semua, Amin…Sekarang, yuk kita masuk ke dalam (seolah lagi memasuki sebuah rumah, hehehe, gak enak di dengar orang2, hehehe)..Dalam melakukan sebuah misi/ujian/proyek/dan yang lainnya kita butuh Kecermatan, Ketelitian, Kecepatan, Kesungguhan, dan Strategi. Mari kita gunakan kesemua itu dalam menjalani proses tes CPNS yang akan dijelaskan berikut ini. Pada kesempatan ini saya juga meminjam buah pikiran Saudara kita di blog yang beralamatkan, http://miratulazizah.wordpress.com/2013/10/28/tips-lulus-seleksi-cpns-berdasarkan-pengalaman-penulis/ dengan beberapa editan.


-          Seleksi berkas
  1. Seriuslah membaca dan memahami syarat-syarat pendaftaran.
  2. Siapin berkas-berkas yang biasanya selalu diperlukan, misalnya: foto copy ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir (leges) basah, kartu kuning, SKCK dari Polres setempat, ingat, dari POLRES, bukan dari POLSEK, karena pernah kejadian, ada yang membuatnya di Polsek, sehingga dia harus membuat lagi. Jangan lupa juga foto copy KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Sehat dari dokter, serta nilai Toefl yang masih berlaku (ada instansi yang meminta saat tes dan ada yang tidak)
  3. Dokumen-dokumen di atas sebaiknya dipersiapakan sebelum pelaksanaan ujian, kecuali Surat Keterangan Sehat dari Dokter, karena surat ini masa berlakunya relatif sangat singkat, sehingga diurusnya nanti saja apabila lulus dan akan mendaftar ulang, Amin… Namun bukan berarti dokumen lain tidak dicek, tetap diperiksa tanggal kadaluarsanya, SKCK khususnya.
  4. Kirim berkas ke alamat yang disebutkan panitia.
  5. Setelah berkas dikirim, lanjutkan peningkatkan amal ibadah dan do’a, minta juga bantuan do’a, khususnya do’a orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami, istri, keluarga, guru, teman dekat, dan lain-lain.
Semoga Saudaraku lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar Saudaraku…tetap semangat…
If lulus, Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part

- Mengikuti Tes Kemampuan Dasar (Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi)
1. Preparation
-   Tetap jaga kondisi kesehatan agar tetap Prima, makan yang baik, pola olahraga yang baik, serta aturlah pikiran agar tetap positif.
-  Banyak latihan soal-soal tes CPNS sebelumnya atau yang menyerupainya. Soal-soal ini bisa dibeli di toko buku dan di ambil di internet, Alhamdulillah saat ini sudah gampang, tinggal mengetik “soal-soal tes CPNS” di search engine, maka akan banyak sajian yang datang tentang itu.. Saran saya, carilah buku soal/contoh yang benar-benar bermutu, karena kualitas menentukan seberapa besar kemungkinan soal-soal itu keluar pada tes yang akan datang. Selain itu, soal-soal ini bisa juga kita dapatkan di grup fb yang kegiatannya membahas soal-soal tes CPNS.
-  Saudaraku masih ingat dengan ujian nasional saat SD, SMP, dan SMA bukan?..ya, persiapannya mirip dengan itu. Intensitas dan kualitas pembahasan soal berkorelasi positif dengan nilai yang di dapat. Ya, kalau bisa sich, minimal setiap hari membahas soal, mulai hari ini…ya, barang 1 sampai 3 jam lah..S dan K berlaku (Serius tapi Santai S dan K nya…hehehe)…ya dibutuhkan ketekunan level extra Brothers..Sisters…  
-Untuk menghadapi soal-soal tentang antonim dan sinonim, maka sebaiknya setiap kata yang ditemui di dalam soal yang disuruh mencari sinonim atau antonimnya dikumpulkan serta dicari pasangannya, lalu dihapalkan.
-Untuk soal-soal tentang deret angka, maka cobalah memahami betul bagaimana saja pola yang ada di setiap soal…contohnya: 1, 3, 5, x, 9..maka x adalah 7, pembahasan: angka sebelumnya ditambah 2. Maka, Saudaraku perlu banyak berlatih tentang pola ini. Sehingga, pada saat ujian sudah terbiasa.
- Cek kelengkapan kartu ujian dan alat tulis, missal: ballpoint, pinsil hb dan 2b yang sudah diraut, secukupnya, karet penghapus, dan rautan.
- Hal yang tidak wajib tetapi sebaiknya dilakukan adalah survey lokasi ujian. Hal ini diperlukan agar kita dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkan dari tempat kita ke lokasi ujian, termasuk alternatif-alternatif kendaraan yang bisa digunakan. Karena suatu pengalaman silam bagi penulis, penulis pernah akan mengikuti tes yang lokasinya di bilangan Jakarta. Nah, satu hari sebelum tes tersebut, terjadilah kecelakaan di lintasan KRL yang akan dilalui kereta yang akan dinaiki penulis, keesokan harinya rel tersebut belum bisa difungsikan lagi, sehingga penulis harus memikirkan alternatif kendaraan ke lokasi ujian selain menggunakan KRL (jenis kendaraan yang umumnya dipakai dari tempat penulis ke lokasi ujian). Alhamdulillah solusinya ditemukan…

- kembali penulis ajak Saudara untuk melanjutkan peningkatkan amal ibadah (sholat sunah malamnya (tahajud), sholat hajad, dhuha, tadarus Qur’an, bersedekah, dan lainnya) dan do’a. Minta juga bantuan do’a, khususnya do’a orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami, istri, keluarga, guru, teman dekat, dan lain-lain.
2. Ketika Pelaksanaan Ujian
- Berangkatlah dari tempat tinggal Saudara dengan langkah yang semangat dan bertawakkal kepada Sang Ilahi. Jangan lupa membawa kartu ujian dan perlengkapan ujian lainnya. Gunakanlah pakaian serapi mungkin. Karena hal ini akan meningkatkan rasa confidence Saudara. Jangan lupa membawa sebotol air minum, sebagai persiapan apabila haus ketika ujian berlangsung. Sebaiknya, jangan lupa juga membawa sapu tangan. Pamitlah kepada orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami, istri, keluarga, guru, teman dekat, dan lain-lain. Jangan lupa kembali meminta do’anya.
-  Datanglah ke lokasi ujian sekitar satu jam sebelum ujian dimulai. Hal ini akan menambah rasa confidence juga. Selain itu, mungkin Saudara juga bisa survey lokasi di sekitar ruang ujian Saudara, misalnya lokasi toilet terdekat, dan lain-lain dan lain-lain.
- Jangan lupa sarapan/ngemil dulu sebelum ujian dimulai.
- Sebelum ujian dimulai, tenangkanlah diri dan bagi yang muslim, perbanyaklah beristighfar dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.  
 -    Setelah ujian dimulai, kerjakanlah soal-soal dengan baik, lebih baik daripada kemarin, dan berikanlah kemampuan terbaik Saudara. Konsentrasi, fokus, teliti, cepat, cermat, berstrategi, tangkas, dan tenang, tenang, sekali lagi tenang. Otak akan bekerja lebih optimal apabila kita dalam kondisi tenang, katanya sich begitu…hehehe..
- Kerjakanlah soal-soal dengan strategi yang baik. Dalam pengerjaan soal-soal TKD yang terdiri dari TKP, TIU dan TWK, saya punya triiik umum dan sepertinya Saudara sudah tahu itu, itulah dia mengerjakan mana yang menurut Saudara lebih mudah. Kalau penulis sich, memilih mengerjakan soal TKP terlebih dahulu, dengan alasan tadi. Nah, untuk TKP ini nilainya diantara range 1-5..mari maksimalkan nilai di TKP ini..Karena kalau soal yang lain hanya ada dua pilihan, kalau tidak 5 (benar) maka 0 (salah).
yang SEMANGAT! Brothers & Sisters
Lagi dan lagi, semoga Saudaraku lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar Saudaraku…tetap semangat…
If lulus, Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part

- Mengikuti Tes Kompetensi Bidang
- pada tahapan ini, hampir mirip dengan tahapan pada TKD di atas, hanya saja materi ujiannya berbeda. Pada saat penulis mengikuti tes CPNS Kementerian Kehutanan, materi tes kompetensi bidang diinformasikan oleh panitia sekitar seminggu sebelum pelaksanaan tes tersebut. Termasuk mengenai aturan kepegawaian dan keahlian tentang kehutanan dan atau jabatan yang kita pilih.
Lagi dan lagi, semoga Saudaraku lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar Saudaraku…tetap semangat…
If lulus, Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part

-          Mengikuti Tes Wawancara (pada saat penulis mengikuti tes CPNS tahun lalu, ada instansi yang melakukan tes ini dan ada yang tidak melakukannya)

-          -Saudara perlu mengenal instansi yang Saudara lamar secara lebih dalam, mulai dari visi, misi, struktur organisasi, tupoksi, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan instansi tersebut dan jabatan yang Saudara lamar di instansi tersebut.

-          -Gunakanlah pakaian yang rapi, sopan, sederhana, dan sesuasi dengan ketentuan panitia. 

-          -Sarapan terlebih dahulu sebelum mengikuti tes wawancara
 
-          -Hindari untuk datang terlambat, sebagaimana akan mengikuti Tes Kompetensi Dasar dan Bidang di atas.

-      - Mulailah wawancara dengan mengucapkan salam perkenalan
  
        -Jalani wawancara dengan sikap konsentrasi, tenang dan percaya diri saat menjawab.

Lagi dan lagi, semoga Saudaraku lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar Saudaraku…tetap semangat…
If lulus, Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part

 Mengikuti Saringan Tes Kesehatan dan Bebas dari Penggunaan NAPZA
-          Pada saat penulis mengikuti tes ini, panitia mensyaratkan kami melakukan tes kesehatan fisik dan rohani serta melakukan tes bebas dari penggunaan NAPZA di rumah sakit yang menyediakan layanan tes tersebut. Hasilnya dibawa saat dilakukan pemberkasan terakhir.

Dengan demikian, selesailah perjalanan Saudara sampai akan dipanggil bekerja ke instansi yang Saudara lamar. Pada masa-masa menunggu pemanggilan, penulis berpesan tetap waspada. Karena pada masa-masa ini agak rawan juga penipuan kepada peserta. Segala pengumuman yang diterima, haruslah yang dikeluarkan resmi oleh panitia.
Selamat bagi yang lulus jangan lupa tetap memberikan hal yang terbaik ke depannya
dan begitu juga bagi yang belum lulus, tetap semangat.

 
Foto di atas penulis tampilkan hanya bermaksud sebagai motivasi bagi Saudara2ku agar semangat mengikuti tes CPNS...Smangat... Semoga Sukses Sodara2ku, Amin  :)

Sabtu, 15 Desember 2012

Salah satu aturan penebangan pohon berdasarkan UU No.41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan

Pasal 50
(3) Setiap orang dilarang:
c. melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan dengan radius atau jarak sampai
dengan:
1. 500 (lima ratus) meter dari tepi waduk atau danau;
2. 200 (dua ratus) meter dari tepi mata air dan kiri kanan sungai di daerah rawa;
3. 100 (seratus) meter dari kiri kanan tepi sungai;
4. 50 (lima puluh) meter dari kiri kanan tepi anak sungai;
5. 2 (dua) kali kedalaman jurang dari tepi jurang;
6. 130 (seratus tiga puluh) kali selisih pasang tertinggi dan pasang terendah dari tepi pantai.
image source:cdsindonesia.files.wordpress

Jumat, 30 November 2012

#HUTAN NEGARA#HUTAN MILIK#HUTAN KONSERVASI#HUTAN LINDUNG#HUTAN PRODUKSI#DAN KAWASAN LINDUNG (Ringkasan Haqqi Daulay 2012)

MARI BELAJAR ATAU MENGINGAT KEMBALI istilah  HUTAN NEGARA, HUTAN MILIK, HUTAN KONSERVASI, HUTAN LINDUNG, HUTAN PRODUKSI, DAN KAWASAN LINDUNG (Ringkasan Haqqi Daulay 2012)

Berdasarkan UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, berdasarkan statusnya hutan di Indonesia dibedakan menjadi hutan negara dan hutan milik (hutan rakyat). Sedangkan berdasarkan status fungsi penggunaannya, hutan di Indonesia dibagi menjadi:
1.       Hutan  Konservasi, terdiri dari:
a.       Hutan Suaka Alam (berfungsi untuk pengawetan flora dan fauna), terdiri dari:
-         Cagar alam (flora/fauna aslinya sudah sangat terbatas dan perlu dilindungi, habitatnya tidak boleh dicampuri kegiatan pembinaan oleh manusia, dibiarkan bekerja alami).
Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 246 cagar alam
-        Suaka margasatwa (boleh dibina habitatnya oleh manusia, seperti pembuatan kubangan, penanaman pohon pelindung, penjarangan populasi satwa, dsb.). Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 12 suaka margasatwa.

b.      Hutan pelestarian alam, terdiri dari:
-        Taman Nasional  (kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, ada zonasinya (zona inti, zona pemanfaatan, dan zona rimba), untuk keperluan penelitian, pengetahuan, pendidikan, budidaya, pariwisata, dan rekreasi).  Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 50 taman nasional.
-        Taman Hutan Raya (koleksi flora/fauna jenis asli atau bukan asli untuk penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata, dan rekreasi). Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 21 taman hutan raya.
-        Taman Wisata Alam (kawasan pelestarian alam dengan tujuan pariwisata dan rekreasi alam). Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 122 taman wisata alam.
c.       Taman Buru  (untuk rekreasi berburu satwa buru). Saat ini di Indonesia telah ada sekitar 15 taman buru.

2.       Hutan Lindung
3.       Hutan Produksi
a.       Hutan Produksi Terbatas
b.      Hutan Produksi Biasa
c.       Hutan Produksi yang da[at dikonversi


KAWASAN LINDUNG DI INDONESIA

Berdasarkan UU.No.24 th 1992 tentang penataan ruang dan Kepres RI No. 32 th 1990 tentang pokok-pokok pengelolaan kawasan lindung ditarik ringkasan sebagai berikut:
Apa itu kawasan lindung?
Kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam, sumber daya buatan dan nilai sejarah serta budaya bangsa guna kepentingan pembangunan berkelanjutan.

Yang termasuk Kawasan Lindung itu apa saja?
1     Kawasan hutan lindung (umumnya di sekitar lereng, contohnya, hutan Nabundong di Padang Lawas Utara Sumut.
2     Kawasan bergambut (banyak ditemui di Kalimantan, Jambi, Sumsel, dan Riau)
3    Kawasan resapan air (akuifer)
4    Sempadan sungai
5    Sempadan pantai
6    Kawasan sekitar danau/waduk
7    Kawasan sekitar mata air
8     Kawasan suaka alam (pengawetan flora dan satwa beserta ekosistemnya)
9     Kawasan suaka alam laut dan perairan lainnya
10  Taman nasional
11  Taman hutan raya (koleksi flora/fauna baik jenis asli atau bukan asli, contohnya Taman Hutan Raya di Bandung, funginya pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan latihan, pariwisata, dan rekreasi)
12 Taman wisata alam (kawasan pelestarian alam untuk pariwisata dan rekreasi)
13  Kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan (kreasi manusia bernilai tinggi maupun bentukan geologi  alami yang khas)
14  Kawasan rawan bencana alam
15  Kawasan pantai berhutan bakau

Posisi di atas semakin diperkuat oleh dukungan internasional melalui beberapa konvensi dunia tentang Konservasi SDA dan Lingkungan:
1.       World Heritage Convention (WHC) 1972
2.       World Conservation Strategy (WCS) 1980
3.       World Charter for Nature (1982)
4.       Convention on International Trade for Endangered Species on Wild Fauna and Flora (CITES) 1973
5.       Convention on Biodevirsity (CBD) 1992
6.       Convention on Climate Change   

Sabtu, 30 Juni 2012

Nami Island, South Korea ( The Virtue of Place that Implemented Recycling Education for Nature) @ June, 30 2012 by Haqqi Annazili


Nami Island, it is a very beautiful name for Me. On this day we visited this area to observe how the actions of public awareness about the utilization of used goods that are useful for environmental cleanliness. For this trip I was very pleasing. The journey was started from Kangwon National University at 09:05 a.m. and arrive at Nami Island at 10:10 a.m. Whole of today was rain. The road looked wet and very soothing for taking so long is not raining in the Kangwon.
                                Picture : Nami Island from opposite, source by: tripadvisor.co.id



The bus trip just till the office of immigration near Nami Island. Furthermore we boarded the ship from the Gapyeong Wharf  to Nami Wharf. Beside using the boat, actually there is a Zip-Tower which will connect the Nami Island with the mainland of Korea. I feel the cool air in the middle of the Han River. It is very clean and all around us decorated by thick forest. After was arriving at the Nami Wharf, all of us were very happy and the passengers start spend it is a very sophisticated camera. The object that the goal is the utilization of used goods are carried in Nami Island. Many of beverage bottles, books, buttons, and more molded into an extremely neat and make up a scene, even a building. One building was made ​​up of used books available at the near UNICEF Stage / Hall. It is a very interesting building construction and make it approached the shape of castle although it was made from many of high school textbooks are stacked into a tall building. 
             Picture:  Many of beverage bottles, source by: NewGirlInTown.wordpress.com

The other place, there is a bridge that is very popular in Nami Island, the bridge is a curved shape and it is a very beautiful bridge that was named First Kiss Bridge. Each side of this bridge is decorated by a bottle that has been pressed. While in along the road there are the trashes are very neat, so they look like mailboxes and are not like the trash can. That's how people maintain a healthy Nami Island area, many of the utilization of used goods. I was very lucky because this is the first time I saw immediately that  a real  of used goods and was very beautiful.

 Picture: Pine Tree Lane on Fall Season, source by: Korean Chingu. Wordpress.com


Except observe things above, we also observed and took photographs of memories along the way. The most beautiful object is the Korean Central Pine Tree Lane. This area is often has been seen on television and in the paintings. The visitors that Indonesian Family are very big here.  There was a few families using Indonesian fluently  in this area. I hope we do not just enjoy the scenery but also take a lesson from this visit and to be applied in the our environment.

At 12:30 p.m. we had lunch at a restaurant in Nami Island. The menu that I chose was Bim-Bim Bap. It feels so good and feel healthy, because there are many varieties of vegetables in it. After lunch was over we headed back to Nami Wharf and taken photos there, then boarded the ship and bus and arrived at 02:30 p.m.  at Kangwon National Univerity.