Ya Allah Ya Tuhan Kami, Kami mohon,
Luluskanlah Kami dalam Tes CPNS ini Ya Allah, Amin
“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku
kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60)
Maka, marilah senantiasa hanya berharap kepada
Allah SWT. Dalam berharap kepada Allah SWT. sudah pasti Kita harus menjalankan
segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Kenalin Saudaraku :), saya adalah CPNS di salah satu instansi yang mengurus
kehutanan di negeri yang kita cintai ini, Indonesia. Pada tulisan ini, saya ingin
mensupport Saudaraku yang telah mendaftar jadi CPNS, agar lebih smangat
mengikuti rangkaian tes CNPS RI yang akan dilaksanakan pada tahun ini..Sebelumnya,
mari kita nyanyikan:
Padamu Negeri Kami Berjanji..
Padamu Negeri Kami Berbakti..
Padamu Negeri Kami Mengabdi..
Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami…
Kita semua sudah sewajarnya punya
pertimbangan tersendiri dalam memilih jenis pekerjaan, ya ada banyak sekali
pertimbangan….upss, tapi jangan terlalu lama bingung Brothers & Sisters…Dalam
menentukan keputusan ini, saya juga setuju dengan pendapat saudara kita, Mas
Luthfi pada salah satu blognya, alamat blognya apa ya? Wah, mohon maaf bagi
pembaca yang budiman dan Mas Luthfi, saya lupa…Mas Luthfi ini kalau tidak salah
adalah abdi negara di Kementerian ESDM RI, smoga Mas Luthfi sehat dan semakin
sukses, Amin…
Dalam blognya ia menyampaikan, “Dalam
memilih karir ada 3 hal yang menjadi pertimbangannya, yaitu: 1. Kontribusi
terhadap masyarakat 2. Berkembangnya ilmu, serta 3. Materi (uang yang didapatkan,
karena kita bekerja salah satunya untuk mencari nafkah). Ya, saya kira
ketiganya sudah lumayan mewakili.
Kontribusi terhadap masyarakat? PNS
termasuk memiliki hal itu. Berkembangnya ilmu? PNS, termasuk memiliki peluang
besar, salah satu contohnya adalah, PNS memiliki peluang yang sangat besar mendapatkan
beasiswa dan tugas belajar, sehingga ilmu yang dimiliki senantiasa berkembang.
Materi (uang)? PNS insya Allah aman juga..yang penting sich kita bekerja dengan
baik dan ikhlas. Sebenarnya, kalau masalah ini, saya jadi inget kata dosen saya,
“Nak, sampai kapanpun bekerjalah dengan baik dan ikhlas..maka materi/fasilitas
akan mengejarmu”…ya, sebuah nasehat yang sangat perlu diterapkan menurut saya..
Semoga niat yang sudah ditanam sejak
awal memilih mendaftar menjadi CPNS semakin tumbuh subur bagi Saudara-Saudaraku
semua, Amin…Sekarang, yuk kita masuk ke dalam (seolah lagi memasuki sebuah
rumah, hehehe, gak enak di dengar orang2, hehehe)..Dalam melakukan sebuah
misi/ujian/proyek/dan yang lainnya kita butuh Kecermatan, Ketelitian,
Kecepatan, Kesungguhan, dan Strategi. Mari kita gunakan kesemua itu dalam
menjalani proses tes CPNS yang akan dijelaskan berikut ini. Pada kesempatan ini
saya juga meminjam buah pikiran Saudara kita di blog yang beralamatkan, http://miratulazizah.wordpress.com/2013/10/28/tips-lulus-seleksi-cpns-berdasarkan-pengalaman-penulis/
dengan beberapa editan.
-
Seleksi berkas
- Seriuslah membaca dan memahami syarat-syarat pendaftaran.
- Siapin berkas-berkas yang biasanya selalu diperlukan, misalnya: foto copy ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir (leges) basah, kartu kuning, SKCK dari Polres setempat, ingat, dari POLRES, bukan dari POLSEK, karena pernah kejadian, ada yang membuatnya di Polsek, sehingga dia harus membuat lagi. Jangan lupa juga foto copy KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Sehat dari dokter, serta nilai Toefl yang masih berlaku (ada instansi yang meminta saat tes dan ada yang tidak)
- Dokumen-dokumen di atas sebaiknya dipersiapakan sebelum pelaksanaan ujian, kecuali Surat Keterangan Sehat dari Dokter, karena surat ini masa berlakunya relatif sangat singkat, sehingga diurusnya nanti saja apabila lulus dan akan mendaftar ulang, Amin… Namun bukan berarti dokumen lain tidak dicek, tetap diperiksa tanggal kadaluarsanya, SKCK khususnya.
- Kirim berkas ke alamat yang disebutkan panitia.
- Setelah berkas dikirim, lanjutkan peningkatkan amal ibadah dan do’a, minta juga bantuan do’a, khususnya do’a orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami, istri, keluarga, guru, teman dekat, dan lain-lain.
Semoga Saudaraku lulus pada bagian
ini…Amin
If belum lulus, sabar
Saudaraku…tetap semangat…
If lulus,
Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part
- Mengikuti Tes Kemampuan Dasar (Tes Wawasan Kebangsaan, Tes
Intelegensi Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi)
1. Preparation
- Tetap jaga kondisi
kesehatan agar tetap Prima, makan yang baik, pola olahraga yang baik, serta
aturlah pikiran agar tetap positif.
- Banyak latihan soal-soal tes
CPNS sebelumnya atau yang menyerupainya. Soal-soal ini bisa dibeli di toko buku
dan di ambil di internet, Alhamdulillah saat ini sudah gampang, tinggal mengetik
“soal-soal tes CPNS” di search engine, maka akan banyak sajian yang datang
tentang itu.. Saran saya, carilah buku soal/contoh yang benar-benar bermutu,
karena kualitas menentukan seberapa besar kemungkinan soal-soal itu keluar pada
tes yang akan datang. Selain itu, soal-soal ini bisa juga kita dapatkan di grup
fb yang kegiatannya membahas soal-soal tes CPNS.
- Saudaraku masih ingat dengan
ujian nasional saat SD, SMP, dan SMA bukan?..ya, persiapannya mirip dengan itu.
Intensitas dan kualitas pembahasan soal berkorelasi positif dengan nilai yang
di dapat. Ya, kalau bisa sich, minimal setiap hari membahas soal, mulai hari
ini…ya, barang 1 sampai 3 jam lah..S dan K berlaku (Serius tapi Santai S dan K
nya…hehehe)…ya dibutuhkan ketekunan level extra Brothers..Sisters…
-Untuk menghadapi soal-soal tentang
antonim dan sinonim, maka sebaiknya setiap kata yang ditemui di dalam soal yang
disuruh mencari sinonim atau antonimnya dikumpulkan serta dicari pasangannya,
lalu dihapalkan.
-Untuk soal-soal tentang deret
angka, maka cobalah memahami betul bagaimana saja pola yang ada di setiap
soal…contohnya: 1, 3, 5, x, 9..maka x adalah 7, pembahasan: angka sebelumnya
ditambah 2. Maka, Saudaraku perlu banyak berlatih tentang pola ini. Sehingga,
pada saat ujian sudah terbiasa.
- Cek kelengkapan kartu ujian dan
alat tulis, missal: ballpoint, pinsil hb dan 2b yang sudah diraut,
secukupnya, karet penghapus, dan rautan.
- Hal yang tidak wajib tetapi
sebaiknya dilakukan adalah survey lokasi ujian. Hal ini diperlukan agar kita
dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkan dari tempat kita ke lokasi ujian,
termasuk alternatif-alternatif kendaraan yang bisa digunakan. Karena suatu
pengalaman silam bagi penulis, penulis pernah akan mengikuti tes yang lokasinya
di bilangan Jakarta. Nah, satu hari sebelum tes tersebut, terjadilah kecelakaan
di lintasan KRL yang akan dilalui kereta yang akan dinaiki penulis, keesokan
harinya rel tersebut belum bisa difungsikan lagi, sehingga penulis harus
memikirkan alternatif kendaraan ke lokasi ujian selain menggunakan KRL (jenis
kendaraan yang umumnya dipakai dari tempat penulis ke lokasi ujian).
Alhamdulillah solusinya ditemukan…
- kembali penulis ajak Saudara untuk
melanjutkan peningkatkan amal ibadah (sholat sunah malamnya (tahajud), sholat
hajad, dhuha, tadarus Qur’an, bersedekah, dan lainnya) dan do’a. Minta juga
bantuan do’a, khususnya do’a orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami,
istri, keluarga, guru, teman dekat, dan lain-lain.
2. Ketika
Pelaksanaan Ujian
- Berangkatlah dari tempat tinggal
Saudara dengan langkah yang semangat dan bertawakkal kepada Sang Ilahi. Jangan
lupa membawa kartu ujian dan perlengkapan ujian lainnya. Gunakanlah pakaian
serapi mungkin. Karena hal ini akan meningkatkan rasa confidence Saudara.
Jangan lupa membawa sebotol air minum, sebagai persiapan apabila haus ketika
ujian berlangsung. Sebaiknya, jangan lupa juga membawa sapu tangan. Pamitlah
kepada orang-orang terdekat, seperti kedua orang tua, suami, istri, keluarga,
guru, teman dekat, dan lain-lain. Jangan lupa kembali meminta do’anya.
- Datanglah ke lokasi ujian
sekitar satu jam sebelum ujian dimulai. Hal ini akan menambah rasa confidence
juga. Selain itu, mungkin Saudara juga bisa survey lokasi di sekitar ruang
ujian Saudara, misalnya lokasi toilet terdekat, dan lain-lain dan lain-lain.
- Jangan lupa sarapan/ngemil dulu
sebelum ujian dimulai.
- Sebelum ujian dimulai,
tenangkanlah diri dan bagi yang muslim, perbanyaklah beristighfar dan memohon
pertolongan kepada Allah SWT.
- Setelah ujian dimulai,
kerjakanlah soal-soal dengan baik, lebih baik daripada kemarin, dan berikanlah
kemampuan terbaik Saudara. Konsentrasi, fokus, teliti, cepat, cermat,
berstrategi, tangkas, dan tenang, tenang, sekali lagi tenang. Otak akan bekerja
lebih optimal apabila kita dalam kondisi tenang, katanya sich begitu…hehehe..
- Kerjakanlah soal-soal dengan
strategi yang baik. Dalam pengerjaan soal-soal TKD
yang terdiri dari TKP, TIU dan TWK, saya punya triiik umum dan sepertinya Saudara
sudah tahu itu, itulah dia mengerjakan mana yang menurut Saudara lebih mudah.
Kalau penulis sich, memilih mengerjakan soal TKP terlebih dahulu, dengan alasan
tadi. Nah, untuk TKP ini nilainya diantara range 1-5..mari maksimalkan nilai di
TKP ini..Karena kalau soal yang lain hanya ada dua pilihan, kalau tidak 5
(benar) maka 0 (salah).
yang SEMANGAT! Brothers & Sisters
Lagi dan lagi, semoga Saudaraku
lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar
Saudaraku…tetap semangat…
If lulus,
Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part
- Mengikuti Tes Kompetensi Bidang
- pada tahapan ini, hampir mirip
dengan tahapan pada TKD di atas, hanya saja materi ujiannya berbeda. Pada saat
penulis mengikuti tes CPNS Kementerian Kehutanan, materi tes kompetensi bidang
diinformasikan oleh panitia sekitar seminggu sebelum pelaksanaan tes tersebut.
Termasuk mengenai aturan kepegawaian dan keahlian tentang kehutanan dan atau
jabatan yang kita pilih.
Lagi dan lagi, semoga Saudaraku
lulus pada bagian ini…Amin
If belum lulus, sabar
Saudaraku…tetap semangat…
If lulus,
Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part
-
Mengikuti Tes Wawancara (pada saat penulis mengikuti tes
CPNS tahun lalu, ada instansi yang melakukan tes ini dan ada yang tidak
melakukannya)
-
-Saudara perlu mengenal instansi yang
Saudara lamar secara lebih dalam, mulai dari visi, misi, struktur organisasi, tupoksi,
serta hal-hal lain yang berkaitan dengan instansi tersebut dan jabatan yang
Saudara lamar di instansi tersebut.
-
-Gunakanlah pakaian yang rapi, sopan,
sederhana, dan sesuasi dengan ketentuan panitia.
-
-Sarapan terlebih dahulu sebelum
mengikuti tes wawancara.
-
-Hindari untuk datang terlambat,
sebagaimana akan mengikuti Tes Kompetensi Dasar dan Bidang di atas.
- - Mulailah wawancara dengan
mengucapkan salam perkenalan
-Jalani wawancara dengan sikap konsentrasi,
tenang dan percaya diri saat menjawab.
Lagi
dan lagi, semoga Saudaraku lulus pada bagian ini…Amin
If
belum lulus, sabar Saudaraku…tetap semangat…
If
lulus, Alhamdulillahirobbil’alamin…, we go to on the next part
Mengikuti
Saringan Tes Kesehatan dan Bebas dari Penggunaan NAPZA
-
Pada saat penulis mengikuti tes ini,
panitia mensyaratkan kami melakukan tes kesehatan fisik dan rohani serta
melakukan tes bebas dari penggunaan NAPZA di rumah sakit yang menyediakan
layanan tes tersebut. Hasilnya dibawa saat dilakukan pemberkasan terakhir.
Dengan demikian, selesailah perjalanan Saudara sampai akan
dipanggil bekerja ke instansi yang Saudara lamar. Pada masa-masa menunggu
pemanggilan, penulis berpesan tetap waspada. Karena pada masa-masa ini agak
rawan juga penipuan kepada peserta. Segala pengumuman yang diterima, haruslah
yang dikeluarkan resmi oleh panitia.
Selamat bagi yang lulus jangan lupa tetap memberikan hal
yang terbaik ke depannya
dan begitu juga bagi yang belum lulus, tetap semangat.
Foto di atas penulis tampilkan hanya bermaksud sebagai motivasi bagi Saudara2ku agar semangat mengikuti tes CPNS...Smangat... Semoga Sukses Sodara2ku, Amin :)



